You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dampingin Presiden Inspeksi Wisma Atlet, Anies: Tidak Ada Masalah Besar
photo Mustaqim Amna - Beritajakarta.id

Persiapan Wisma Atlet untuk Asian Games Berjalan Lancar

Persiapan Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta Pusat, untuk mendukung penyelenggaraan Asian Games XVIII, Agustus mendatang berjalan lancar.

Secara keseluruhan sudah hampir siap digunakan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menuturkan, dari hasil peninjauan bersama Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), siang tadi, pembangunan Wisma Atlet dan fasilitasnya sudah mendekati selesai.

"Tidak ada kendala berarti. Secara keseluruhan sudah hampir siap digunakan," kata Anies, usai menghadiri Rapimnas Institut Lembang Sembilan, di salah satu hotel di kawasan Jakarta Pusat, Senin (26/2).

Sekda Tinjau Wisma Atlet Asian Games

Dijelaskannya, bersama Presiden Jokowi; Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono; serta Menpora, Imam Nahrawi dirinya berkesempatan meninjau kamar-kamar dan fasilitas yang akan digunakan oleh atlet Asian Games.

"Wisma Atlet dirancang memiliki tempat makan bernuansa outdoor. Kami akan pastikan mereka merasa nyaman," terangnya.

Anies menambahkan, Pemprov DKI juga akan menyiapkan taman-taman untuk menambah estetika di kawasan Wisma Atlet.

"Kita ingin inventarisir kekurangan-kekurangan yang masih ada agar bisa cepat terselesaikan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10068 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1311 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1226 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1194 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye957 personBudhi Firmansyah Surapati